Jantung Juventus Alex

TEMPO.CO , Tak salah mendiang Presiden Juventus Gianni Agnelli menyamakan Alessandro Del Piero seniman zaman Renaisans, Pinturicchio. Di senja kariernya, umur 37 , kapten La Vecchia Signora–julukan Juventus– tak kehilangan gaya permainan. Rabu , kandang sendiri, satu gol indah lahir kakinya. Baru dimainkan oleh pelatih Antonio Conte menit -72, Del Piero butuh waktu 10 menit mencetak gol . Dari jarak sekitar 24 meter, tendangan bebas melengkungnya menembus jala Lazio. Juventus joke menang 2-1 berhak kembali posisi puncak klasemen, unggul satu poin AC Milan.“Ini takdir berjalan bersama Juventus,” kata Del Piero seusai pertandingan. “Sekarang periode ajaib bagi , periode membuat energi berlipat,” ujarnya soal persaingan AC Milan sisa jadwal kompetisi musim .Yang tak dilupakan, partai menjamu Lazio tersebut laga -700 Del Piero seragam tim Nyonya besar. Sebuah angka miracle kian meneguhkannya sebagai pemain Juventus penampilan terbanyak. Dan gol -288 klub bela sejak 1993 tersebut, juga memperpanjang rekornya.Di zaman sepak bola industri semacam , fenomena Del Piero terbilang langka. Dia mampu bertahan satu klub selama hampir dua dekade. Bandingkan, misalnya, penyerang asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, berganti lima tim separuh dasawarsa terakhir. Loyalitas semacam mudah ditemui dekade 1950- sampai 1980-. Pele tak memiliki klub kurun 1956-1974 Santos. Kiper hebat Jerman, Sepp Maier, juga bertahan bersama Bayern Muenchen selama 17 1960- sampai awal 1970-. Namun bukan berarti mantan bintang godaan. “Real Madrid menginginkan , Manchester United Juventus juga,” kata Pele, pahlawan Brasil tiga meraih Piala Dunia. “Juventus bahkan hampir mencapai kesepakatan Santos soal . Saya sempat terpikir bermain Eropa, tapi akhirnya memutuskan tetap bersama Santos, klub tertanam hati terdalam.”Alex–panggilan Del Piero–mencintai Juventus seperti Pele Santos. Beberapa waktu , mantan agen Del Piero, Claudio Paqualin, mengungkapkan si pemain pernah mendapat tawaran MU Barcelona, dua klub besar Eropa diinginkan setiap pemain. “Pada jayanya, menolak tawaran MU Barcelona,” kata Paqualin. “Dia mencintai Juventus. Del Piero Juventus.”Meski bukan asli Juventus, Alex bergabung klub Turin berusia 19 , 1993. Gol pertamanya tercipta gawang Reggina ketika turun kedua sebagai pemain pengganti. Saat diturunkan sebagai starter pertama , hat-trick langsung lahir kakinya. Itu terjadi gawang Parma.Bersama Juventus, Del Piero merengkuh lima gelar Seri A, Liga Champions 1995/1996, Piala Toyota 1996, juga menjadi tip scorer Liga Champions 1997/1998 10 gol. Bersama Juventus pulalah Del Piero bermain Seri B 2006/2007 klub dihukum akibat skandal pengaturan skor, calciopoli. Alex tetap setia meski bintang lain, termasuk Fabio Cannavaro Ibrahimovic, memilih hengkang tak bermain divisi bawah.Pada 2008, bapak tiga anak mengungkapkan niatnya pensiun sebagai pemain Juventus usia 40 . Itu berarti tiga musim . Niat kemungkinan besar tak kesampaian. Nov , Presiden Juventus Andrea Agnelli–keponakan Gianni Agnelli–mengatakan publik musim musim terakhir bagi sang kapten tim. “Ikatan menghubungkan antara Juventus lama Juventus baru kapten , Alessandro Del Piero,” kata sang presiden usianya setahun lebih muda daripada Del Piero . “Dia menjadi penghubung antara Stadion Comunale, Stadion Delle Alpi, Stadion Juventus, tempati sekarang. Dia bersama setahun , tapi musim terakhir baginya mengenakan seragam hitam-putih.”Usia pengabdiannya dianggap cukup. Sialnya, kebijakan pelatih Conte, 42 , juga condong Andrea. Dulu Conte rekan setim Del Piero. Mereka pernah berbagi anathema kapten. Lima scudetto Del Piero diraih Conte bermain. Sekarang pelatih lebih membangkucadangankan .Conte sendiri sebenarnya mengakui peran critical Del Piero. “Saya turunkan secara penuh cuma menit. Alex memberi pengaruh positif perbedaan bagi tim,” katanya. Satu gol Del Piero gawang AC Milan mengantar klubnya final Coppa Italia, satu gol menghambat laju Inter Milan Seri A. Masih waktu bagi Andrea jajarannya menarik kembali keputusan . Suporter tentu lebih senang sang idola dipertahankan. Mantan agen Del Piero memberi masukan, “Saya berharap bermain Juventus satu musim setelah diserahi tanggung jawab sebagai direktur olahraga. Juventus melakukan kesalahan besar tak mempertahankannya.” BERBAGAI SUMBER | ANDY MARHAENDRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>